Khamis, 23 Ogos 2018

Puisi: Lalu Sayu Sepasang Matamu


LALU SAYU SEPASANG MATAMU

Aku memerhatikan gelisah
Pada setiap langkah
Dan basah wajahnya berpeluh resah

Hai orang tua
Yang menahan bubu
Di sebatang sungai lama
Tidakkah kau melihat ikan
Yang melompat keluar dari lopak air
Dari sungai yang tak lagi mengalir

Lalu sayu sepasang matamu
Yang tua dimamah usia
Yang mengerut kuyu dan kuning layu
Menjeling kerdil-kerdil anaknya
Yang menangis kelaparan
Dahagakan kesenangan

Mereka tewas
Mereka tertindas
Dihukum dosa margakota buas

Sufian Mohamed Salleh
22 Ogos 2018, 10:40mlm

*foto sekadar hiasan

Kontribusi Puisi dalam SAJAK-SAJAK REBEL ANAK-ANAK PUNK


Dua sajak aku telah dimuatkan dalam naskah literatur terbitan eksklusif Bangkit! Fanzine: Sajak-Sajak Rebel Anak-Anak Punk. Ia mula diedarkan pada 1 Jun 2018 lalu, secara keseluruhannya menghimpunkan 48 buah sajak / puisi serta 8 karya ilustrasi / senilukis dari 26 individu kontributor. Sajak-sajak yang aku sumbangkan adalah:

1. Keadilan Yang Dipijak-pijak (ms.46)
2. Kau Fikir Kau Siapa? (ms.47)